untuk mendownload idm secara gratis memang membutuhkan kesabaran karena idm biasanya hanya free trial atau gratis tapi uji coaba selama 30 hari dan seetelah itu meminta serial number, nah jadi buat jengkel kan, slah satu caranya kita memakai patch idm, pertamanya bisa tapi setelah ku coba lagi ternyata gagal ya terpaksa download tanpa idm..
Nama saya: Taufik Fajar Septiawan, buat kalian salam kenal, jangan lupa beri komentarnya..
Senin, 26 November 2012
Download Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
saya akan memberi sebuah situs yang memiliki banyak aplikasi slah satunya kamus besar bahasa indonesia yang pastinya bermanfaat untuk para pelajar dan mahasiswa, aplikasi ini memiliki fungsi untuk menentukan kata baku atau tidak baku dan mengetahui arti atau maksud dari kata tersebut utk download kllik di bawah ini..
download KBBI
semoga kamus ini bermanfaat untuk kita semua...
download KBBI
semoga kamus ini bermanfaat untuk kita semua...
Minggu, 25 November 2012
SEBELUM KAMU MENGELUH
sebelum kamu mengeluh coba hari ini:
-kamu pikirkan orang yang hri ini msih bingung untuk mencari makan
-coba kamu pikirkan mereka yang terbaring sakit di rumah sakit yg msih mengharapkan k sembuhan sedangkan kamu sehat
-coba kamu pikirkan tentang rumah mu coba kamu perhatikan orang-orang jalanan yang tinggal di bawah jembatan
-
sebelum kamu mengeluh hari ini coba kamu pikirkan orang yang meninggal terlalu cepat..
oleh sebab itu mari kita bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan kita dan percaya bahwa hari ini adalah yang terbaik yang di berikan oleh Tuhan..
Jumat, 27 Juli 2012
Hikmah ayat Kursi
Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal seekor
syaitan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya
ialah untuk menanam keraguan di hati suami
terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di
hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehinggalah Baginda mendengar jawapan salam
daripada isterinya. Di saat itu syaitan akan lari
bersama-sama dengan salam itu.
Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:
1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila
berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat
memeliharanya hingga subuh.
2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir
setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dalam
lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.
3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang, tidak menegah akan dia
daripada masuk syurga kecuali maut dan barang
siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT
memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah
jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.
4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang fardhu, Allah SWT
menganugerahkan dia setiap hati orang yang
bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar,
pahala nabi - nabi serta Allah melimpahkan padanya
rahmat.
5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan
70,000 Malaikat kepadanya – mereka semua
memohon keampunan dan mendoakan baginya.
6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir
sembahyang Allah SWT akan mengendalikan
pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati
syahid.
7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika
dalam kesempitan
nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan
kepadanya. Dari Abdullah bin 'Amr r.a. Rasulullah S.A.W.
bersabda, "Sampaikanlah
pesanku biarpun satu ayat..." Wassalam,
"Utamakan SELAMAT dan sihat untuk Dunia Mu,
Utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk Akhirat Mu
SEJARAH AYAT KURSI Ayat ini diturunkan setelah hijrah. Semasa
penurunannya ia telah diiringi oleh beribu-ribu
malaikat kerana kehebatan dan kemuliaannya.
Syaitan dan iblis juga menjadi gempar kerana adanya
satu perintang dalam perjuangan mereka. Rasullah
s.a.w. dengan segera memerintahkan Zaid bt sabit menulis serta menyebarkannya.
Sesiapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyuk
setiap kali selepas sembahyang fardhu, setiap pagi
dan petang, setiap kali keluar masuk rumah atau
hendak musafir, InsyaAllah akan terpeliharalah
dirinya dari godaan syaitan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan memudaratkan dirinya
bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya juga
akan terpelihara dengan izin Allah s. w. t. Mengikut
keterangan dari kitab"Asraarul Mufidah" sesiapa
mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18
kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darjatnya
dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang
akan menghormatinya serta terpelihara ia dari
segala bencana dengan izin Allah.
Syeikh Abu Abbas ada menerangkan, siapa yang
membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, InsyaAllah
Allah akan mencerdaskan akal fikirannya serta
Fadhilat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-Hadis
Rasullullah s. a. w. bersabda bermaksud: "Sesiapa
pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi,
Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya." Sabda baginda lagi; "Umatku yang membaca ayat
Kursi 12 kali pada pagi Jumaat, kemudian berwuduk
dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah
memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan
kejahatan pembesar."
Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi
Muhammad. Mereka yang beramal dengan bacaan
ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta
perlindungan Allah daripada gangguan serta hasutan
syaitan. Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah,
akan terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri
daripada memasuki rumah.
Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan
memberikan keselamatan ketika dalam
perjalanannya. Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh
khusyuk, Insya-Allah, boleh menyebabkan syaitan dan jin terbakar. Jika anda berpindah ke rumah baru
maka pada malam pertama anda menduduki rumah
itu eloklah anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-
Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar
daripada gangguan lahir dan batin. Barang siapa
membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat
memeliharanya hingga subuh.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap
sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam
lindungan Allah hingga sembahyang yang lain.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada
masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa
membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara
akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya & ahli
rumah - rumah di sekitarnya. Barang siapa membaca
ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sembahyang Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang
bersyukur perbuatan orang yang benar, pahala nabi -
nabi juga Allah melimpahkan padanya rahmat.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar
rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat
kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya. Barang siapa membaca
ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla
akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia
adalah seperti orang yang berperang bersama nabi
Allah sehingga mati syahid. Barang siapa yang
membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah berkenan memberi pertolongan
kepadanya.
syaitan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya
ialah untuk menanam keraguan di hati suami
terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di
hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehinggalah Baginda mendengar jawapan salam
daripada isterinya. Di saat itu syaitan akan lari
bersama-sama dengan salam itu.
Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:
1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila
berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat
memeliharanya hingga subuh.
2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir
setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dalam
lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.
3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang, tidak menegah akan dia
daripada masuk syurga kecuali maut dan barang
siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT
memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah
jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.
4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang fardhu, Allah SWT
menganugerahkan dia setiap hati orang yang
bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar,
pahala nabi - nabi serta Allah melimpahkan padanya
rahmat.
5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan
70,000 Malaikat kepadanya – mereka semua
memohon keampunan dan mendoakan baginya.
6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir
sembahyang Allah SWT akan mengendalikan
pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati
syahid.
7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika
dalam kesempitan
nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan
kepadanya. Dari Abdullah bin 'Amr r.a. Rasulullah S.A.W.
bersabda, "Sampaikanlah
pesanku biarpun satu ayat..." Wassalam,
"Utamakan SELAMAT dan sihat untuk Dunia Mu,
Utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk Akhirat Mu
SEJARAH AYAT KURSI Ayat ini diturunkan setelah hijrah. Semasa
penurunannya ia telah diiringi oleh beribu-ribu
malaikat kerana kehebatan dan kemuliaannya.
Syaitan dan iblis juga menjadi gempar kerana adanya
satu perintang dalam perjuangan mereka. Rasullah
s.a.w. dengan segera memerintahkan Zaid bt sabit menulis serta menyebarkannya.
Sesiapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyuk
setiap kali selepas sembahyang fardhu, setiap pagi
dan petang, setiap kali keluar masuk rumah atau
hendak musafir, InsyaAllah akan terpeliharalah
dirinya dari godaan syaitan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan memudaratkan dirinya
bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya juga
akan terpelihara dengan izin Allah s. w. t. Mengikut
keterangan dari kitab"Asraarul Mufidah" sesiapa
mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18
kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darjatnya
dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang
akan menghormatinya serta terpelihara ia dari
segala bencana dengan izin Allah.
Syeikh Abu Abbas ada menerangkan, siapa yang
membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, InsyaAllah
Allah akan mencerdaskan akal fikirannya serta
Fadhilat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-Hadis
Rasullullah s. a. w. bersabda bermaksud: "Sesiapa
pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi,
Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya." Sabda baginda lagi; "Umatku yang membaca ayat
Kursi 12 kali pada pagi Jumaat, kemudian berwuduk
dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah
memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan
kejahatan pembesar."
Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi
Muhammad. Mereka yang beramal dengan bacaan
ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta
perlindungan Allah daripada gangguan serta hasutan
syaitan. Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah,
akan terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri
daripada memasuki rumah.
Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan
memberikan keselamatan ketika dalam
perjalanannya. Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh
khusyuk, Insya-Allah, boleh menyebabkan syaitan dan jin terbakar. Jika anda berpindah ke rumah baru
maka pada malam pertama anda menduduki rumah
itu eloklah anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-
Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar
daripada gangguan lahir dan batin. Barang siapa
membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat
memeliharanya hingga subuh.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap
sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam
lindungan Allah hingga sembahyang yang lain.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada
masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa
membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara
akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya & ahli
rumah - rumah di sekitarnya. Barang siapa membaca
ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sembahyang Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang
bersyukur perbuatan orang yang benar, pahala nabi -
nabi juga Allah melimpahkan padanya rahmat.
Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar
rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat
kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya. Barang siapa membaca
ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla
akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia
adalah seperti orang yang berperang bersama nabi
Allah sehingga mati syahid. Barang siapa yang
membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah berkenan memberi pertolongan
kepadanya.
Jumat, 01 Juni 2012
Kebiasaan Keras pada Diri Sendiri
Jika kita lunak pada diri sendiri, maka dunia
akan keras kepada kita. Sebaliknya, jika kita
keras pada diri sendiri, maka dunia akan lunak
kepada kita. Karena itu, terus perkuat kebiasaan keras kepada diri
sendiri. Disiplin, rajin, bekerja keras, ulet, berani,
tegas, pantang menyerah, serta berbagai sikap "kaya
mental" harus terus kita tanamkan. Hanya dengan
sikap tersebut, kita akan jadi manusia yang lugas
dalam meladeni hadangan, luwes dalam melewati tantangan, lincah dalam mengatasi persoalan, kuat
dalam menghadapi goncangan, dan tegar
menghadapi badai ujian. Keras pada diri sendiri akan membuat kita mampu
jadi manusia unggulan dalam berbagai kesempatan.
Keras pada diri sendiri akan mengantarkan kita jadi
pemenang kehidupan. Mari teman-teman.. Maju terus, pertegas
langkah, perkuat tekad, maka kerasnya batu-
batu penghalang akan dapat kita taklukkan!
Salam sukses luar biasa!!
Orang yang biasa-biasa saja hanya akan
menjadi orang rata-rata. Orang yang mau
berbuat lebih, lebih baik, lebih rajin, lebih
tekun, lebih maksimal, akan jadi orang yang
luar biasa di atas rata-rata. Hampir semua pencapaian di dunia sebenarnya
bukan dilakukan oleh orang yang benar-benar hebat.
Tapi, dilakukan oleh orang biasa yang mau
menyisihkan waktunya lebih banyak daripada orang
lain. Saat orang lain sudah pulang istirahat di rumah,
orang yang luar biasa menambahkan sedikit waktu untuk mengerjakan pekerjaan lebih banyak. Saat
rekan sepelatihan sudah kembali dari arena, atlet
yang luar biasa menambahkan porsi latihannya
sendiri untuk mempertajam kemampuannya. Saat
anak buah sudah menyelesaikan tugas-tugasnya dan
beralih kepada kegiatan lain di luar kerja, seorang pimpinan akan menambah jam kerjanya untuk
mengevaluasi dan menyusun strategi guna
maksimalisasi hasil usahanya. Begitulah, orang-orang luar biasa selalu berkata lagi
dan lagi. Tambah dan tambahkan lagi. Ia akan bekerja
ekstra, berdaya juang di atas rata-rata, dan selalu
menambahkan usaha di setiap yang dilakukannya.
Konsistensinya untuk berbuat lebih dan lebih lagi
akan membuka jalan bagi pencapaian dan pencapaian yang lebih banyak lagi. Mari, terus kembangkan semangat berbuat lebih baik,
lebih rajin, lebih tekun, lebih maksimal. Maka, hidup
akan jauh lebih luar biasa!!
akan keras kepada kita. Sebaliknya, jika kita
keras pada diri sendiri, maka dunia akan lunak
kepada kita. Karena itu, terus perkuat kebiasaan keras kepada diri
sendiri. Disiplin, rajin, bekerja keras, ulet, berani,
tegas, pantang menyerah, serta berbagai sikap "kaya
mental" harus terus kita tanamkan. Hanya dengan
sikap tersebut, kita akan jadi manusia yang lugas
dalam meladeni hadangan, luwes dalam melewati tantangan, lincah dalam mengatasi persoalan, kuat
dalam menghadapi goncangan, dan tegar
menghadapi badai ujian. Keras pada diri sendiri akan membuat kita mampu
jadi manusia unggulan dalam berbagai kesempatan.
Keras pada diri sendiri akan mengantarkan kita jadi
pemenang kehidupan. Mari teman-teman.. Maju terus, pertegas
langkah, perkuat tekad, maka kerasnya batu-
batu penghalang akan dapat kita taklukkan!
Salam sukses luar biasa!!
Orang yang biasa-biasa saja hanya akan
menjadi orang rata-rata. Orang yang mau
berbuat lebih, lebih baik, lebih rajin, lebih
tekun, lebih maksimal, akan jadi orang yang
luar biasa di atas rata-rata. Hampir semua pencapaian di dunia sebenarnya
bukan dilakukan oleh orang yang benar-benar hebat.
Tapi, dilakukan oleh orang biasa yang mau
menyisihkan waktunya lebih banyak daripada orang
lain. Saat orang lain sudah pulang istirahat di rumah,
orang yang luar biasa menambahkan sedikit waktu untuk mengerjakan pekerjaan lebih banyak. Saat
rekan sepelatihan sudah kembali dari arena, atlet
yang luar biasa menambahkan porsi latihannya
sendiri untuk mempertajam kemampuannya. Saat
anak buah sudah menyelesaikan tugas-tugasnya dan
beralih kepada kegiatan lain di luar kerja, seorang pimpinan akan menambah jam kerjanya untuk
mengevaluasi dan menyusun strategi guna
maksimalisasi hasil usahanya. Begitulah, orang-orang luar biasa selalu berkata lagi
dan lagi. Tambah dan tambahkan lagi. Ia akan bekerja
ekstra, berdaya juang di atas rata-rata, dan selalu
menambahkan usaha di setiap yang dilakukannya.
Konsistensinya untuk berbuat lebih dan lebih lagi
akan membuka jalan bagi pencapaian dan pencapaian yang lebih banyak lagi. Mari, terus kembangkan semangat berbuat lebih baik,
lebih rajin, lebih tekun, lebih maksimal. Maka, hidup
akan jauh lebih luar biasa!!
Jumat, 25 Mei 2012
terimakasih Allah karena kami lulus SMA
terimakasih allah kaaku dan teman-teman ku lulus semua, perjuangan kita yg telah kita lalui selama 3 tahun selama di SMA mendapatkan hasil yg memuaskan, semoga bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya atau bekerja di tempat yg layat, selamat tinggal teman2 semoga kita semua bisa sukses..
aminnn..
aminnn..
Jumat, 04 Mei 2012
Man Jadda Wajada
OK, bagi yang tahu artinya, man jadda wajada berarti barangsiapa bersungguh-sungguh pasti dapat. Setahu saya, ini bukan hadist, meski menggunakan
bahasa Arab. Mungkin sejenis pepatah Arab tetapi
mengandung makna yang dalam. Kata kunci dalam pepatah ini ialah jadda atau bersungguh-sungguh. Jadi, sejauh mana Anda sudah mengaplikasikan pepatah ini ialah sejauh mana
Anda bersungguh-sungguh. Mengukur Man Jadda Wajada Pada Diri
Anda Silahkan Anda periksa pertanyaan berikut dan
jawablah dalam hati Anda. Silahkan Anda ukur diri
Anda tanpa dalih tanpa alasan (jika bersungguh-
sungguh ingin maju). Sudahkah Anda bersungguh-sungguh melihat peluang. Coba lihat catatan Anda, sudah seberapa banyak potensi peluang yang Anda catat? Seberapa dalam Anda meneliti sebuah ide bisnis? Seberapa banyak ide-ide mengoperasikan bisnis yang sudah Anda coba? Seberapa banyak ide-ide pemasaran yang sudah Anda lakukan? Sudah berapa kali Anda gagal dan bangkit lagi mencoba? Seberapa keras Anda mencari solusi masalah Anda? Berapa banyak kontak yang sudah Anda kumpulkan untuk mendukung bisnis Anda? dan sebagainya. Man Jadda Wajada Belum Membumi Jika Masih
Berdalih “Tapi saya…”. Yah… jika Anda masih suka
mengatakan “tapi” sebagai dalih tidak berusaha,
artinya Anda belum bersungguh-sungguh. Mungkin dalih Anda benar, tetapi tetap saja Anda tidak
meraih apa yang Anda inginkan . Jika Anda memang bersungguh-sungguh, akan selalu
ada jalan untuk mencapai apa yang Anda inginkan.
Akan selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah
Anda. Potensi pikiran, hati, dan tubuh Anda sudah
cukup untuk mengatasi masalah Anda. Sebesar apa
pun masalah Anda. Begitu juga potensi Anda cukup untuk meraih pencapaian tertinggi yang bisa dicapai
manusia. Semua orang memiliki potensi yang sama,
yang berbeda ialah sejauh mana kita menggunakan
potensi tersebut. Sejauh mana kita membumikan man jadda wajada dalam hidup Anda. Cara Membumikan Man Jadda Wajada Langkah selanjutnya ialah kita harus membumikan
Man Jadda Wajada, bukan hanya pepatah penghias dinding, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan
kita. 1. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
mengalahkan rasa malas yang menghambat Anda
untuk bertindak. 2. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang
ada di depan Anda. 3. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
berusaha melengkapi apa yang menjadi kekurangan
Anda untuk meraih tujuan besar Anda. 4. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
belajar jika Anda belum bisa melakukan sesuatu yang
diperlukan untuk meraih sukses. 5. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak
akan mudah berhenti, terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan jalan yang
tepat. 6. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak
akan kalah dengan alasan, justru akan berusaha
mengatasi alasan tersebut. Silahkan ukur diri Anda, sejauh mana Anda
membumikan man jadda wajada dalam kehidupan
Anda.
bahasa Arab. Mungkin sejenis pepatah Arab tetapi
mengandung makna yang dalam. Kata kunci dalam pepatah ini ialah jadda atau bersungguh-sungguh. Jadi, sejauh mana Anda sudah mengaplikasikan pepatah ini ialah sejauh mana
Anda bersungguh-sungguh. Mengukur Man Jadda Wajada Pada Diri
Anda Silahkan Anda periksa pertanyaan berikut dan
jawablah dalam hati Anda. Silahkan Anda ukur diri
Anda tanpa dalih tanpa alasan (jika bersungguh-
sungguh ingin maju). Sudahkah Anda bersungguh-sungguh melihat peluang. Coba lihat catatan Anda, sudah seberapa banyak potensi peluang yang Anda catat? Seberapa dalam Anda meneliti sebuah ide bisnis? Seberapa banyak ide-ide mengoperasikan bisnis yang sudah Anda coba? Seberapa banyak ide-ide pemasaran yang sudah Anda lakukan? Sudah berapa kali Anda gagal dan bangkit lagi mencoba? Seberapa keras Anda mencari solusi masalah Anda? Berapa banyak kontak yang sudah Anda kumpulkan untuk mendukung bisnis Anda? dan sebagainya. Man Jadda Wajada Belum Membumi Jika Masih
Berdalih “Tapi saya…”. Yah… jika Anda masih suka
mengatakan “tapi” sebagai dalih tidak berusaha,
artinya Anda belum bersungguh-sungguh. Mungkin dalih Anda benar, tetapi tetap saja Anda tidak
meraih apa yang Anda inginkan . Jika Anda memang bersungguh-sungguh, akan selalu
ada jalan untuk mencapai apa yang Anda inginkan.
Akan selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah
Anda. Potensi pikiran, hati, dan tubuh Anda sudah
cukup untuk mengatasi masalah Anda. Sebesar apa
pun masalah Anda. Begitu juga potensi Anda cukup untuk meraih pencapaian tertinggi yang bisa dicapai
manusia. Semua orang memiliki potensi yang sama,
yang berbeda ialah sejauh mana kita menggunakan
potensi tersebut. Sejauh mana kita membumikan man jadda wajada dalam hidup Anda. Cara Membumikan Man Jadda Wajada Langkah selanjutnya ialah kita harus membumikan
Man Jadda Wajada, bukan hanya pepatah penghias dinding, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan
kita. 1. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
mengalahkan rasa malas yang menghambat Anda
untuk bertindak. 2. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang
ada di depan Anda. 3. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
berusaha melengkapi apa yang menjadi kekurangan
Anda untuk meraih tujuan besar Anda. 4. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda akan
belajar jika Anda belum bisa melakukan sesuatu yang
diperlukan untuk meraih sukses. 5. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak
akan mudah berhenti, terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan jalan yang
tepat. 6. Jika Anda bersungguh-sungguh, maka Anda tidak
akan kalah dengan alasan, justru akan berusaha
mengatasi alasan tersebut. Silahkan ukur diri Anda, sejauh mana Anda
membumikan man jadda wajada dalam kehidupan
Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)
